Ko Ichinomiya dibesarkan dengan moto keluarga, “Jangan pernah berutang budi pada siapa pun.” Namun prinsip itu runtuh seketika saat ia terjatuh ke Sungai Arakawa dalam keadaan memalukan dan diselamatkan oleh Nino, gadis manis yang agak nyeleneh dan ternyata tinggal di bawah jembatan. Karena tak tahan menanggung utang budi, Ko pun bertekad membalasnya dengan membantu Nino mewujudkan satu keinginan sederhana, merasakan seperti apa cinta.
Keputusan itu justru menyeret Ko ke dunia yang sama sekali di luar nalar, tempat para penghuni bantaran sungai hidup dengan cara mereka sendiri. Di sana, ia akan berhadapan dengan sosok-sosok eksentrik yang membuat hari-harinya penuh kekacauan, kejutan, dan mungkin juga sesuatu yang perlahan mengubah pandangannya tentang hidup.